Kisah

Anak Terlantar Dipelihara Negara, Megati, Pak Harto Dan Bahan Bakar

Anak Terlantar Dipelihara Negara!!

Utusan dari PBB datang untuk meninjau keadaan anak-anak miskin di Indonesia. Setelah melihat kondisi yg memprihatinkan dan jumlahnya yang banyak, utusan itu mengusap dada dan bertanya kepada presiden,

"Bagaimana tanggung jawab pemerintah saat ini, bagaimana mungkin begitu banyak anak-anak yang miskin dan terlantar di negeri yang besar ini, bagaimana pemerintah merealisasikan UUD '45 terutama pasal 34?"

Dengan tenang presiden menjawab
"UUD mengatakan anak-anak miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara, Jadi tidak ada kata tanggung jawabnya, maka mereka semua saya yang pelihara, jadi jangan kaget kalau nanti tambah banyak, karena memang ada yg memelihara"
Utusan: ????##@$@$, dasar presiden gak tahu bahasa (dalam hati).


-------
Megawati Gak Mau Dipanggil Pak Harto!!!

Setelah peristiwa 27 Juli 1996 yang lalu, ada khabar santer bahwa "Megawati tidak mau dipanggil Pak Harto", kata seorang teman.
Wah buru-buru kita menganalisa mengapa keadaan menjadi begitu runyam, dan analisa dari kejadian lalu hingga sekarang, sampai terjadi diskusi yang berkepanjangan.

Tiba-tiba teman yang melontarkan gosip tersebut menengahi dan menginformasikan bahwa memang benar demikian adanya, sebab pertama ialah Megawati seorang Ibu jadi tidak mau dipanggil Pak,
kedua bahwasannya namanya Megawati dan bukan Harto, jadi dia hanya mau dipanggil Ibu Mega atau mBak Mega dan bukan Pak Harto.


--------
Bahan Bakar Alternatif
Karena harga BBM teru naik, Seorang ilmuwan akhirnya berhasil menemukan Alternatif bahan bakar. Pada suatu konferensi pers, ilmuan tersebut ditanyai oleh wartawan.

“Seandainya produk yang diciptakan oleh bapak sudah banyak dipakai oleh para pengguna kendaraan, apa yang akan bapak lakukan selanjutnya?

“Menaikkan harga bahan bakar ini”

Posting Komentar

0 Komentar